Global warming potential (GWP) atau potensi pemanasan global merupakan isu yang ramai dan menarik diperbincangkan sejak era 90-an hingga saat ini. Hal tersebut karena persoalan GWP ini merupakan isu yang sifatnya global atau mendunia. Dampak GWP erat kaitannya dengan emisi gas rumah kaca (GRK) yang dihasilkan secara alami oleh alam maupun aktivitas manusia. Akan tetapi seiring berjalannya waktu GWP ini tidak hanya menjadi isu, melainkan problem yang nyata adanya.
Beberapa peneliti membuktikan, bahwa peningkatan suhu rata-rata bumi mempengaruhi sebagian besar perubahan iklim secara global. Pada iklim tropis misalnya, curah hujan yang awalnya setiap tahun terbagi secara pasti, menjadi tidak dapat lagi diprediksi akibat curah hujan yang tidak menentu. Kadangkala terjadi sebelum prediksi musimnya atau tidak terjadi pada prediksi musimnya.
Terlebih saat ini alih fungsi hutan menjadi lahan pertanian sedang tinggi-tingginya. Menjadikan emisi GRK yang harusnya diserap oleh hutan, saat ini luasnya sudah semakin berkurang. Jika dibiarkan secara terus menerus, maka Banjir, Kekeringan, dan Badai akan menjadi valir dan vale yang bertengkar dilapangan moniyan empire canda..